3 Jenis orang disekitar kita (Perkuliahan, Pertemanan, Organisasi, Dunia Kerja)

Dalam berbagai hubungan seperti dalam perkuliahan, pertemanan, organiasi/dunia kerja kita banyak berinteraksi dengan orang lain, baik itu orang yang telah lama kita kenal (teman dekat) maupun yang masih terasa asing bagi kita.

Dan dalam suatu kegiatan bersama sedikit banyaknya mereka akan mempengaruhi pekerjaan kita atau pekerjaan kita bersama.

Dan dilihat dari pengaruh rekan kita itu dan hubungannya dalam pekerjaan kita maka dapat dibagi secara umum menjadi 3 jenis orang :

1. Orang yang memberi kita energi

Orang ini biasanya tidak memiliki kepentingan dalam kegiatan kita namun mereka peduli pada kita. Orang jenis ini akan selalu menjadi kesegaran yang tidak terbatas saat kita merasakan gerah atau tidak nyaman dengan sesuatu. Memberikan suatu semangat dan gagasan – gagasan yang selalu terasa baru saat kita merasa buntu. Mereka orang yang tidak mudah terpengaruh dan bukan orang yang senang menjilat walau terlihat baik. Mereka adalah orang kuat yang berpendirian teguh, namun dilembutkan oleh jiwa yang penuh belas kasih dan kepedulian.

Mereka tidak berusaha menjatuhkan lawan mereka melalui perdebatan terbuka atau adu argumentasi yang kasar. Walau mereka tidak sependapat dengan orang lain, namun selalu  menghormati orang yang memiliki kedudukan tersebut.

2. Orang yang membantu kita mempertahankan energi

Orang seperti ini memiliki kepentingan dan tanggung jawab dalam suatu kegiatan. Mereka adalah rekan kerja dan anggota tim yang memberi sesuai dengan yang mereka terima dari kita.

Mereka bukan hanya menghendaki umpan balik dan kepemimpinan, melainkan juga memberikan umpan balik yang baik, peneguhan, dan penguatan yang positif. Mereka mengerti bahwa tugas pertama mereka adalah melaksanakan peranan mereka dalam tim dan tugas kedua adalah membantu anda melaksanakan peranan anda. Mereka adalah rekan kerja sejati dan kita harapkan.

3. Orang yang menghabiskan energi kita

Singkatnya bila anda melihat orang ini di depan anda, tanpa sadar anda akan berkata pada diri sendiri “Wah, si biang kerok datang.” Mungkin anda tidak tahu masalah apa yang akan dirimbulkan, namun anda sangat yakin bahwa itu akan terjadi. Mengapa seperti itu? Karena sering terjadi begitu.

Orang seperti ini akan sering membuat kita lelah secara emosional. Setiap bertemu seakan selalu membawa masalah dan tidak pernah membawa penyelesaian.

SEPERTI SEBUAH CERITA :

Raja               : Ksatria, dari mana saja engkau?

Ksatria          : Saya baru merampok dan memporakporandakan musuh-musuh anda di perbatasan timur

Raja               : Tetapi, aku tidak punya musuh di perbatasan timur!

Ksatria          : Yah, Baginda, Sekarang anda memilikinya

Bila ada seorang pemimpin yang letih, lesu, dan depresi/stress biasanya dikarenakan hubungan dengan sekitarnya yang sangat melelahkan. Staf dan asisten terdekat begitu lemah sehingga pemimpin harus menjadi tempat sandaran bagi semua orang dan menganyominya. Sedangkan dia sendiri tidak bisa menganyomi dirinya sendiri sehingga dia betul-betul membutuhkan rekan yang dapat diandalkan dan mengisi energinya kembali, bukan orang yang justru akan semakin menguras emosinya.

Dalam proses menjadi pemimpin mau tidak mau anda akan banyak berurusan dengan orang – orang yang menguras emosi anda. Walau sebagian dari mereka melakukannya tanpa sengaja. Dan biasanya mereka sedang tidak siap untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan, prosedur, dan hubungan kerja yang baru.

Mereka membuat anda tergantung dan membutuhkan mereka, namun akhirnya mereka akan berubah dan mempersulit kerja anda. Mereka mengira bahwa mereka menjadi orang yang sangat berjasa. Mereka tidak menganggap diri perusak kerjasama kelompok, tapi menjadi bagian penting dari proses yang berlangsung. Kadang mereka berpikir sebagai penyelamat keadaan.

Orang-orang seperti ini sangat mudah dikenali, berikut ini adalah jenis yang paling nyata :

–          Diktator Dominan

–          Pengendali fanatik

–          Tuan Selalu Benar

–          Si Pemberang

–          Si Negatif

–          Penyabot

 

Jadi setelah membaca tulisan di atas ada 3 pertanyaan :

1. Anda masuk pada kategori apa? (wah pasti g ada yg mau menjadi atau mengakui no 3 haha)

2. Apakah anda sudah bisa membaca orang disekitar anda masuk kategori apa?

3. Bila ada yg kategori 3 (sudah pasti ada) bagaimana cara anda menghadapinya?

Comment ya 🙂

 

 

Referensi : Buku Mengatasi Konflik di Lingkungan Kerja (Win – Win solution) terbitan Yayasan Media Buana Indonesia 2000 by Thomas J. stevenin, Ph.D.

Iklan

Kategori: Umum

Tagged as: , , , ,

2 Comments »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s