Janji ? Masalah? Tanggung Jawab? Hadapi dan Selesaikan, Bertanggung Jawablah dan Mandirilah menghadapinya

 

Mungkin janji yang kita ucapin dulu bisa dengan mudah dilupakan saat kita membuat janji baru yang juga tidak bisa di tepati. Oleh sebab itu sebelum membuat janji lihat ke dalam dirimu apakah kamu sudah siap untuk melakukannya dan bertanggung jawab atasnya. Bila memang kamu merasa tidak yakin jangan pernah katakan Ya, tapi jika kamu ingin melakukannya jangan katakan Tidak. Jadi bagaimana ? jujur saja jika memang kamu ingin berusaha untuk melakukannya semampumu katakan lah aku akan usahakan semampuku. Bila memang dia memaksa suatu kepastian lebih baik kamu katakan tidak, tapi kamu tidak berhenti untuk melakukan hal yang dapat membantunya itu karena engkau memang peduli. Dan bila tidak peduli jujur sana katakan tidak dan memang tidak.

 

Bagi orang lain yang ngeliat, aku terlihat biasa. Tapi dalam tubuh yang biasa ini, aku lagi remuk hancur, compang camping. Jika kita sering tidak dapat melakukan atau menepati janji kita, bila kita memang ada rasa tanggung jawab pasti kita akan memiliki kekecewaan yang menumpuk dalam diri kita untuk diri kita sendiri. Untuk memulihkannya belajarlah untuk berusaha memperbaikinya dan mempertanggungjawabkan akibatnya. Walau kita tidak selalu dapat menepati janji kita, bila kita peduli pasti dia akan dapat merasakannya.

 

 

Memang menyakitkan, seberapa besarnya masalah kita, dan seakan tidak ada yang memahami. Walau ketika kita cerita, mereka pasti bilang, “kita tahu apa rasanya.” Tapi mereka tidak benar tahu, karena mereka tidak dalam posisi kita. Serumit dan sekompleks apa pun masalah kita, orang lain akan tetap jalan dengan hidupnya, seolah tidak peduli. Semua itu terlihat seperti itu karena memang setiap orang atau teman dekat sekalipun punya batas untuk membantu kita atas masalah kita. Karena sudah pasti setiap masalah yang kita hadapi akan menuntut diri kita sendiri untuk menghadapi dan  menyelesaikannya, bukan orang lain atau teman baik kita sekalipun.  Memang berat kita menghadapinya sendiri, tapi dukungan dan kepedulian teman dekat kita akan selalu menyertai dan memberi kita semangat. Percayalah pada dirimu sendiri dan sellau pancarkanlah rasa kepedulian mu pada orang lain, jadikanlah dirimu terang diantara kegeapan. 🙂 Sebab hanya orang percaya yang mampu dan berhasil.

Iklan

1 Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s