Hari Air sedunia. Sudahkah Kita menjaga air yang memberi kita hidup ?? Indonesia

Air salah satu kebutuhan manusia untuk Hidup. Tapi sekarang terlihat kesadaran untuk menjaganya sangat minim. Terjadi banyak pencemaran di sungai maupun laut. Dan saat orang miskin mandi dan minum dari sungai yang sudah seperti selokan mrka seperti tdk mengeluh. Dan saat mrk terkena penyakit mereka hanya bisa pasrah.

Smntara kita yg berkelimpahan air bersih dr keran air jgnkan peduli pd mrka, bersyukur saja lupa.

Persoalan air sekarang sudah sangat kompleks. Bisa karena alam bisa pula karena ulah manusia yang sembrono. Sebagai contoh, perilaku manusia dalam menggunakan air yang tidak bijak. “Yang seharusnya dapat menggunakan satu ember, ini ternyata menggunakan tiga ember,” ucapnya. Bisa dibilang buang – buang air karena merasa berlimpah dan tidak ada harganya mungkin.

Karena itu, perlu upaya yang komprehensif untuk menanggulangi ketersedian air.

  • Pertama, melakukan penghematan.
  • Kedua, penanaman pohon-pohon di bagian hulu.Tujuannya, apabila hujan turun, maka air hujannya dapat diserap dan masuk ke tanah.
  • Ketiga, diperlukan inovasi untuk manajemen air. Sebagai contoh, diciptakannya pengolahan air limbah hasil industri perhotelan. Dengan begitu, air limbah hotel tidak mengotori air tanah disekitarnya.
  • Keempat, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) harus melakukan perbaikan atau perawan pipa-pipa yang bocor. “PDAM sering bocor, ini sayang. Harus ada pemeriksaan intensif.”Β Menurunnya debit air di beberapa titik sumber PDAM , satu diantara penyebabnya adalah beralih fungsinya daerah tangkapan air menjadi perumahan. Makin sempitnya daerah tangkapan air mengakibatkan penurunan debit air di beberapa sumber PDAM, sehingga di sejumlah lokasi, distribusi air menjadi tidak merata.

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, mengatakan kalau pemerintah berencana kalau tahun 2025 kebutuhan air bersih akan sampai merata di seluruh Indonesia.Djoko Kirmanto di sela-sela acara perayaan Hari Air Sedunia ‘Water for Cities: Responding to the Urban Challenge’ di Jakarta, sempat menyatakan beberapa sasaran dari Departemen Pekerjaan Umum dan pemerintah untuk isu air bersih dan pengelolaan tata ruang kota.Β “Tahun 2025 pemerintah menargetkan kebutuhan air bersih akan merata di seluruh Indonesia,” ungkap Djoko Kirmanto di Jakarta, Selasa (22/3/2011).Djoko Kirmanto menyatakan kalau saat ini hanya 50 persen masyarakat di Indonesia yang terpenuhi kebutuhan akan air bersih.Β Pemerintah juga menargetkan kalau tahun 2015 angka tersebut akan meningkat hingga mencapai 68 persen,” ungkap Djoko Kirmanto.Pengelolaan air perkotaan yang kurang baik di Indonesia banyak dikatakan penyebabnya adalah penggunaan tata ruang kota yang masih semerawut.

Iklan

Kategori: Lingkungan

Tagged as: , , ,

1 Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s