Kesunyian danau

AKu berjalan di jalan basah di pinggir danau
langitpun masih menjatuhkan titik titik kristal
angin dingin menggerakkan dedaunan basah
Hanya ada suara angin dan gesekan dedaunan

Aku terhenti dan duduk di pinggir danau
di atas rumput yg aromanya khas
memandang pantulan bulan di atas danau
dan kunang-kunangpun ikut menari di atas danau

terasa begitu bebas lepas
ayunan tangan di air pun
membuat gelombang tarian indah

seturut dengan suasana hati

 

by.Pober

Iklan

Kategori: puisi

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s