Sistem koordinasi adalah Aktivitas Biologis Organisme, Sistem saraf dan sistem endokrin (hormon) pada hewan (Ikan) dan manusia

Gambar Sistem kordinasi adalah

Tidak ada satu selpun yang dapat hidup terisolasi dari sel lain.

Jaringan komunikasi antara satu sel dengan yang lain menghasilkan suatu koordinasi untuk mengatur pertumbuhan, reproduksi, osmoregulasi dll pada berbagai jaringan maupun organ.

Sistem Koordinasi adalah merupakan suatu sistem yang mengatur atau mengkoordinir segala aktivitas biologis tubuh organisme, terutama terhadap perubahan-perubahan lingkungannya baik internal maupun eksternal sehingga organisme itu selalu dalam keadaan normal dan harmonis.

Sistem koordinasi terdiri dari gabungan sistem saraf dan sistem endokrin (hormon) pada hewan/manusia, sedangkan pada tumbuhan hanya ada sistem hormon.

Sistem saraf bekerjanya relatif lebih cepat daripada sistem hormon/endokrin. Sistem saraf menerima informasi dari berbagai organ indera (spt: salinitas, suhu) dan kemudian mengintegrasikannya dengan sistem endokrin.

Sistem saraf mengatur kegiatan tubuh dengan cepat, spt: kontraksi otot, peristiwa visceral yang berubah dengan cepat dan bahkan kecepatan sekresi beberapa kelenjar endokrin.

Sistem endokrin terutama mengatur fungsi metabolik tubuh pada jalur lambat.

Pengaturan fungsi tubuh dilakukan melalui dua kelompok komunikasi ekstraselluler, yaitu isyarat endokrin (oleh hormon) dan isyarat parakrin (oleh neurohormon / neurotransmitter).

Hormon

  • Hormon pada ikan terdiri atas empat kelompok utama, yaitu: steroid, tiroksin, protein fan katekolamin, yang dihasilkan oleh kelenjar pituitari, tiroid, gonad, gijal dan uropisis.
  • Pengetahuan mengenai jenis-jenis hormon pada ikan dan fungsinya , telah digunakan untuk mengembangkan teknologi budidaya, al: induksi pemijahan, kultur monoseks, peningkatan laju pertumbuhan.

Leave a Reply