Category Archives: Perikanan

Metabolisme adalah, Anabolisme, Katabolisme, Jalur biosintesis & degradasi, Aspek bioenergetik, Jalur utama

Metabolisme adalah segala proses reaksi yang terjadi di dalam makhluk hidup mulai dari makhluk hidup bersel satu sampai yang paling kompleks (manusia) untuk mendapat, mengubah , dan memakai senyawa kimia di sekitar untuk mempertahankan kelangsungan hidup.

Metabolisme
Dalam organisme terjadi banyak reaksi kimia yang teratur dan terkontrol

Metabolisme dibagi menjadi anabolisme dan katabolisme

 

Continue reading

Pengertian ASTEROIDEA – Starfish, Gambaran / Ciri – ciri Bintang Laut

KELAS ASTEROIDEA / Starfish (Bintang Laut) , Struktur ASTEROIDEA, Sistem Pencernaan ASTEROIDEA, Reproduksi, Siklus Hidup, Habitat, Sistem Syaraf.

Bintang laut

Bintang laut adalah kelompok echinodermata kelas asteroidea.bintang laut tersebar lebih dari 1800 spesies yang hidup dilaut dan tersebar  di seluruh lautan dunia termasuk Atlantik,Pasifik,India,dikutub utara dan juga di samudra Selatan.tempat tinggalnya berkisar dengan kedalaman > 6000 m.

Ciri – ciri bintang laut

Adapun ciri – ciri umum yang dimiliki bintang laut yaitu :

  • Dapat meregenerasi dan biasanya hewan ini juga pemakan kerang.
  • Tubuhnya bervariasi sesuai dengan spesiesnya masing-masing.
  • Umumnya memiliki lengan antara 5 sinar lengan yang memancar dari pusat disk.
  • Tubuh bintang laut terdiri atas kalsium karbonat yang dikenal sebagai ossicles.
  • Terdapat kaki tabung.
  • Memiliki sistem vaskular air hidrolik.
  • Seluruh tubuhnya ditutupi oleh duri.
  • Tidak berkepala.
  • Mempunyai alat penghisap di ujung kaki tabung.

Continue reading

BRANCHIURA adalah Parasit Ikan (Kutu Ikan) Deskripsi, Ciri-ciri, Habitat, Reproduksi, Pengaruh Branchiurans bagi Manusia.

BRANCHIURA

 

 

  • Deskripsi Branchiurans
    Branchiurans adalah ectoparasites ikan, terutama yang tinggal di habitat air tawar, mereka memiliki tubuh rata terdiri dari lima anggota badan-bantalan segmen; kepala yang  telah berkembang dengan baik di carapace lobus.  Branchiura, biasa juga  disebut ikan gurami kutu atau kutu yang merupakan  kelompok parasit krustasea,dan posisi yang tidak pasti dalam Maxillopoda. Meskipun mereka dianggap sebagai bentuk primitif, mereka tidak memiliki catatan fosil.

 

  • Evolusi dan sistematika Branchiura
    Yang Branchiura subclass hanya terdiri dari empat genera ditempatkan dalam satu keluarga, Argulidae, dan sekitar 175 spesies.

Continue reading

Wow Pertama Kali Indonesia Jadi no 1 Di Asia Tenggara, Perkembangan Perikanan Indonesia 2017 by Ibu Susi Pudjiastuti

Hal yang sangat menggembirakan untuk pertama kalinya, neraca perdagangan perikanan Indonesia menjadi nomer satu di Asia Tenggara.

Setelah sekian lama Indonesia selalu berada di bawah bayang-bayang Thailand dan Filipina dalam urusan ekspor ikan. Namun kondisinya sekarang telah berubah.

  • Kebijakan pemberantasan illegal fishing,
  • moratorium kapal ikan asing dan larangan bongkar muat kapal di tengah laut,
  • hingga penegakan hukum melalui penenggelaman kapal yang dilakukan Indonesia

Saat ini (15/7/2017) menurut Bu Susi Pudjiastuti,

  • Ekspor perikanan Indonesia naik 5 persen, sementara impor ikan justru turun 70 persen.
  • Stok ikan Indonesia juga naik dari 6,5 juta ton menjadi 12,6 juta ton.
  • Nilai Tukar Nelayan (NTN) yang menjadi salah satu indikator kesejahteraan naik dari 104 menjadi 110.
  • Usaha perikanan tangkap juga kian menguntungkan lantaran Nilai Tukar Usaha Perikanan (NTUP) juga naik dari 102 menjadi 120.
  • Konsumsi ikan nasional juga naik dari 36 kg menjadi 43 kg per orang.

“Surprise yang luar biasa,” kata menteri nyentrik tersebut.

Namun Menurut Ibu Susi hal yang terlihat baik ini masih belum cukup..

“Selama saya melihat situasi yang ada, dan masih memerlukan orang seperti saya to be continue the fight. Karena (masalah) ini belum selesai, walaupun stok ikan sudah mulai kelihatan,” kata Susi, dalam acara “Rosi” yang ditayangkan di Kompas TV, Kamis (3/8/2017) malam.

Target Berikutnya :

  •  Masih ingin memberantas pencurian ikan.
  • Dia ingin memperbaiki perikanan tangkap dengan mengubah Illegal, Unreported, Unregulated Fishing (IUUF) menjadi Legal Reported andRegulated Fishing (LRRF) yang lebih tertata dan berkelanjutan (sustainability).
  • “Kami akan jaga laut dunia, karena satu dunia satu laut. Kalau kami tidak jaga Laut Banda, dunia tidak akan mendapat supplai Yellowfin yang besar-besar kan,” kata Ibu Susi.

    Sumber:
    – http://ekonomi.kompas.com/read/2017/08/04/091411426/susi-sebut-masalah-kelautan-dan-perikanan-belum-selesai-
    – http://ekonomi.kompas.com/read/2017/07/15/163608326/perkembangan-sektor-perikanan-bikin-surprise-

Kawasan Konservasi Perairan Perikanan, Taman Nasional Laut Bunaken, Laut Wakatobi, Kepulauan Seribu, Taka Bone Rate, Kepulauan Karimunjawa

 

 

Konservasi laut merupakan suatu upaya pencegahan kerusakan dan perbaikan keanekaragaman hayati dan biota laut. Di Indonesia sendiri ada beberpa titik yang dijadikan tempat konservasi. Di antaranya Papua, Nusa Tenggara, Laut Banda, Selat Makassar, Kalimantan Utara, Halmahera, Sumatera Barat, Laut Arafura, Paparan Sunda, Timur Laut Sulawesi, Selatan Jawa, dan Selat Malaka. Tiap-tiap wilayah akan ditentukan prioritasnya agar tindakan konservasi yang dilakukan sesuai dengan yang dibutuhkan.

Kawasan yang menjadi konservasi laut dibentuk ke dalam taman laut nasional, taman wisata alam laut, suaka margasatwa, dan cagar alam laut. Hal ini menunjukkan bahwa konservasi dilakukan menyeluruh bukan hanya flora dan fauna, tetapi juga habitat dan ekosistem lautnya.

Penetapan kawasan konservasi di atur berdasarkan zona utama dalam rangka memenuhi hak masyarakat khususnya nelayan. Hal ini dilakukan agar usaha penerapan konservasi tidak akan mengganggu akses nelayan dalam melakukan kegiatannya di laut.

Diatur dalam PP Nomor 60 Tahun 2007 tentang konservasi Sumber Daya Ikan (SDI), bahwa pengelolaan kawasan konservasi perairan berpijak pada dua paradigm baru. Yaitu pengelolaan kawasan konservasi perairan diatur dengansistem zonasi dan perubahan kewenangan pemerintah pusat menjadi kewenangan pemerintah daerah sesuai dengan kawasan konservasi yang berada di wilayahnya.

Bentuk Konservasi Laut Indonesia

Bentuk konservasi di antaranya taman laut, taman wisata alam laut, suaka margasatwa dan cagar alam.

Indonesia memiliki beberapa tempat konservasi Taman Laut yang cukup terkenal, di antaranya sebagai berikut.

 

  1. Taman Nasional Laut Bunaken
Gambar Taman Laut Bunaken

Gambar Taman Laut Bunaken

Wilayah konservasi taman laut ini memiliki keindahan terumbu karang yang tidak kalah dengan Great Barrier Reef yang ada di Australia. Taman laut Bunaken menempati wilayah seluas 75.265 hektare dari lima pulau yang ada di Manado.

Terdapat sekitar 200 jenis ikan di bawah permukaan lautnya, mulai dari ikan neon, ikan kupu-kupu, ikan koral, ikan napoleon hingga ikan purba choelacant atau ikan raja laut yang dapat hidup di kedalaman 80 meter. Berbagai jenis biota laut hidup di sini. Anda bisa menikmati keindahan bawah lautnya dengan menaiki kapal semi selam di lepas pantai Pulau Bunaken.

2. Taman Nasional Laut Wakatobi

Gambar Taman Laut Wakatobi beach

Gambar Taman Laut Wakatobi beach

Kepulauan Wakatobi yang seluas 306.590 hektar atau sekitar 13.000 km dijadikan wilayah konservasi sejak 1995. Kemudian, sedikit mengalami perubahan fungsi menjadi Taman Nasional seluas 1.390.000 hektare pada 1996 yang terdiri dari Pulau Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Dari sini nama Wakatobi terbentuk sebagai nama yang disandang untuk lahan konservasi dari Sulawesi Tenggara ini.

Yang menarik dari Wakatobi adalah wisata alam berupa pantai, keindahan pemandangan bawah lautnya, terumbu karang, puncak bukit yang dramatis serta kebun karang yang luas membentang bagaikan lapangan besar yang ditumbuhi bunga-bunga liar di bawah laut. Terdapat 30 lokasi selam yang juga menjadi daya tariknya. Taman Laut Wakatobi saat ini sering dikunjungi untuk keperluan penelitian.

3. Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu

Gambar Taman Laut Kepulauan Seribu Utara

Gambar Taman Laut Kepulauan Seribu Utara

Taman Nasional Kepulauan Seribu merupakan salah satu perwakilan kawasan pelestarian alam bahari di Indonesia yang terletak kurang lebih 45 km sebelah Utara Jakarta. Terdapat 78 pulau besar-kecil dengan ketinggian tidak lebih dari tiga meter dpl. dan semuanya merupakan gugusan pulau karang.

Kekayaan kehidupan laut taman nasional ini terdiri dari karang keras/lunak sebanyak 54 jenis, 144 jenis ikan, 2 jenis kima, 3 kelompok ganggang seperti Rhodophyta, Chlorophyta dan Phaeophyta, 6 jenis rumput laut seperti Halodule sp., Halophila sp., dan Enhalus sp., serta 17 jenis burung pantai.

Taman Nasional Kepulauan Seribu merupakan tempat peneluran penyu sisik (Eretmochelys imbricata) dan penyu hijau (Chelonia mydas). Penyu sisik dan penyu hijau yang merupakan satwa langka dan jarang ditemukan di perairan lain terutama pantai Utara Pulau Jawa, ditangkarkan di Pulau Semak Daun.

4. Taman Nasional Laut Taka Bone Rate

Gambar Taman Laut Takabonerate

Gambar Taman Laut Takabonerate

Taman Nasional Taka Bonerate adalah taman laut yang mempunyai kawasan atol terbesar ketiga di dunia setelah Kwajifein di Kepulauan Marshall dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa. Luas total dari atol ini 220.000 hektare dengan sebaran terumbu karang mencapai 500 km². Kawasan ini terletak di Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Indonesia. Sejak Tahun 2005 Taman Nasional Taka Bonerate telah di calonkan ke UNESCOuntuk menjadi Situs Warisan Dunia. Dalam rangkaian Hari jadi Kepulauan Selayar di lokasi ini setiap tahunnya diadakan festival yang bertajuk Sail Taka Bonerate atau sebelumnya disebut Takabonerate Island Expedition

 

5. Taman Nasional Laut Kepulauan Karimunjawa

Gambar Keindahan kepulauan karimun jawa provinsi jawa tengah indonesia

Gambar Keindahan kepulauan karimun jawa provinsi jawa tengah indonesia

Taman Nasional Karimunjawa merupakan gugusan 27 buah pulau yang memiliki tipe ekosistem hutan hujan dataran rendah, padang lamun, algae, hutan pantai, hutan mangrove, dan terumbu karang.

Jenis terumbu karang di Taman Nasional Karimunjawa merupakan terumbu karang pantai/tepi (fringing reef), terumbu karang penghalang (barrier reef) dan beberapa taka (patch reef). Kekayaan jenisnya mencapai 51 genus, lebih dari 90 jenis karang keras dan 242 jenis ikan hias. Dua jenis biota yang dilindungi yaitu akar bahar/karang hitam (Antiphates spp.) dan karang merah (Tubipora musica).

Biota laut lainnya yang dilindungi seperti kepala kambing (Cassis cornuta), triton terompet (Charonia tritonis), nautilus berongga (Nautilus pompillius), batu laga (Turbo marmoratus), dan 6 jenis kima.

Keanekaragaman satwa darat di taman nasional ini tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan satwa perairan. Satwa darat yang umum dijumpai antara lain rusa (Cervus timorensis subspec), kera ekor panjang (Macaca fascicularis karimondjawae); 40 jenis burung seperti pergam hijau (Ducula aenea), elang laut perut putih (Haliaeetus leucogaster), trocokan/merbah cerukcuk (Pycnonotus goiavier), betet (Psittacula alexandri), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu hijau (Chelonia mydas), dan ular edhor.

Di sekitar Pulau Kemujan terdapat bangkai kapal Panama INDONO yang tenggelam pada tahun 1955, di mana pada saat ini menjadi habitat ikan karang dan cocok untuk lokasi penyelaman (wreck diving).

Dari gugusan pulau-pulau yang berjumlah 27 buah, lima buah pulau di antaranya telah berpenghuni yaitu Pulau Karimunjawa, Pulau Kemujan, Pulau Parang, Pulau Nyamuk, dan Pulau Genting. Pulau Karimunjawa menjadi pusat kecamatan yang berjarak ± 83 km dari Kota Jepara (pusat pengrajin ukiran kayu yang terkenal di Indonesia).
6. TN Laut Teluk Cendrawasih
7. TN Laut Kepulauan Togean

 

Taman WIsata Alam Laut

TW Pulau Kasa
TL Pulau Samama Sangalaki
TL Pulau Weh Sabang
TWAL Teluk Maumere
TWA Pulau Sangiang
TWL Teluk Kupang
TW Pulau Pombo
TWA Tujuh Belas Pulau
TWA Kepulauan Banyak

TL Pulau Moyo
TWA Pulau Satonda
TWA Pulau Marsegu
TWA Teluk Lasolo
TWAL Kepulauan Padamarang

 

Suaka Marga Satwa Laut

SM Pulau Rambut dan Perairan
SM Pulau Semama
SM Pulau Sabuda Tataruga
SM Sindangkerta
SML Jamursbamedi

Cagar Alam Laut

Cagar Alam Laut Kep. Karimata
Cagar Alam Pulau Anak Krakatau
CAL Leuwung Sancang
CAL Pananjung Pangandaran
Cagar Alam Riung
CAL Teluk Sansafor